Saya terus memandangi lantai, tidak berani mengangkat kepala, tapi sekalisekali saya ngintip kesanakemari melihat keadaan.Juragan rupanya tinggal sendirian di atas tokonya. Belum pernah ciuman? Bokep china Entahlah saya sendiri juga nggak tahu. Montok bahenolDuh, apa maksudnya itu? Saya langsung buka pakaian serta sanggul, masuk kamar mandi, dan mandingguyur sekujur tubuh, cuci muka. Tapi Simbok juga dari dulu selalu mengajari dan mengingatkan saya untuk merawat tubuh biarpun dengan cara sederhana, jadi biarpun sawo matang, kulit saya tetap mulus dan tidak jerawatan apalagi bopengbopeng lho.Oh ya, tadi kan saya sudah cerita arti nama panggilan saya, Denok. Tapi kok rasanya enak dan nikmat sekali, sampai ada yang keluar dari badan saya sesudah itil dan memek saya dimainmainkan Juragan? Haduh, Simbok, Bapak, maafkan saya. Melayani duatiga orang sekaligus. Badannya besar dan perutnya gendut.Sekali dua kali saya dan Simbok pernah menari di depan tokonya, dan pegawaipegawainya memberi kami uang tapi beliau tidak. Sebulandua bulan sesudah Juragan ngambil kegadisan saya, saya jadi makin berpengalaman sebagai lonte. Tokonya sedang sepi, tidak ada pembeli.Juragan, pinta saya. Saya kalungkan selendang saya ke salah seorang, saya beri senyum manis dan saya bisikkan harga saya kalau dia mau.Bener nih, segitu?















