Tidak dengan kekerasan melainkan dengan perkataannya yang datar dan sopan saja… Ningsih sudah menyandang status cerai talak-3 menjadi janda… janda kembang yang tidak punya keturunan dari bekas suami tuanya itu. Biasa… mungkin ingin menagih iuran sampah dan keamanan.“Ya-ya…! Bokep Entar sudah tu-tuu… to-tos… lagi, hi-hi-hi…”, ujar Desrita mencandai ayahnya yang selalu menganggapnya lugu terus.“Apa tuh… artinya?”, tanya Dartowan memang tidak mengerti.“Artinya… papaku sayang… sudah tuek… plontos lagi! “Maaf dik… tolong buka mulutmu”, kata Dartowan dengan lembut pada Ningsih yang pasrah saja kelihatannya. Buktinya PRT pertamanya sampai sekarang masih tetap bekerja pada ayahnya. Nanti kwitansi-nya dimasukkan saja kedalam kotak pos di pagar sana”, kata Dartowan pada Urip yang berpakaian seragam hansip, baju dinasnya.Dengan hormat dan gembira Urip menerima uang itu. Tetapi tidak seorang pun yang dapat dilihatnya… kemana semua orang gerangan? “Ini ada keluarga dari luar kota yang datang ingin mencari bapak…”.“Ohh… aku kira ingin menagih iuran bulanan… mumpung kamu sudah datang, sekalian aku bayar saja deh iuran untuk bulan ini”, kata Dartowan sembari merogoh dari dalam dompetnya dan menyodorkan selembar uang kertas senilai Rp 50 ribu.















