No info
Gile! Bokep barat Woow.. “Ah.. Sayapun menarik nafas dalam-dalam dan mencari secercah keberanian untuk mengatakan yang sebenarnya, saat aku masuk dan pura-pura memeriksa lokerku juga, ia menoleh ke arahku sehingga kami saling bertemu pandang, sekali lagi nyaliku ciut karena wajahnya yang tampan itu. Lama aku menatapnya sampai coach meniup peluit dua kali tanda pemanasan kedua diamulai, membuat konsentrasiku buyar saja.Kehadiran pria itu membuatku jadi salah tingkah, terkadang pukulanku melambung, serve-ku juga malah jadi sering menabrak net. Walaupun wajahku tidak terlalu cool tapi lumayanlah untuk beredar di pasaran. badannya sangat terbentuk, kulitnya putih dan wajahnya itu mulus, dan tambah lagi.. Kagetnya, orang yang menolongku untuk berdiri itu adalah pria yang tadi, yang tampan itu, yang keren itu, jantungku berdegup seperti jantung burung finch yang makan madu, 10 kali perdetik. Panggil saja kakak biar akrab.”
“Iya Om, eh.. “Alex, mau tidak kakak entot? Aku tidak akan mendapatkan cintaku kalau aku tidak mendapatkan keberanian, kesempatan, dan kemauan. Ia sudah banyak mengirim kalimatnya termasuk satu kalimat yang membuatku kaget, “Kamu di kounter mana?” Tanyanya penasaran. Yah.. aku cuma main-main.. “Mm.. “Ah..
















