Aku hanya diam menunduk sambil mempermainkan jari-jariku.“Ya udah, kalau kamu sungkan biar tante ke situ,” katanya sambil berjalan ke arahku. Meskipun aku belum tergolong orang yang berpenghasilan wah, namun aku tergolong orang yang sudah cukup mapan, punya posisi menengah di tempat kerjaku sekarang. Bokep barat Ayo masuk sebentar lah, udah datang jauh-jauh kok ya balik lagi. Saya lagi pengin sendirian saja. Lain waktu aja saya main lagi tante,” jawabku.“Ah, kamu ini kayak sama orang lain saja. Selain seperti ada dorongan keinginan untuk mengulangi lagi apa yang telah Tante Ani lakukan padaku.Perubahan pada diriku ternyata dirasakan juga oleh paman dan bibiku dan juga teman-temanku, termasuk Agus. Udah keluarpun, masih kenceng begini,” bisik Tante Ani lagi. Mbok ya minum-minum dulu, biar capeknya hilang.”“Makasih Bi, sudah sore ini,” jawabku.Baru aku mau beranjak pulang, pintu depan tiba-tiba terbuka. Aku sampai sekarang masih malas untuk menikah, dan memilih menikmati hidup sebagai petualang, dari satu wanita ke wanita yang lain. Setelah masuk taksi, Tante Ani memberi isyarat padaku yang terbengong-bengong supaya diam, kemudian dia menyandarkan kepalanya pada jok taksi dan memejamkan matanya, entah kecapaian atau apa.















