“Tidak dicuci dahulu mah”
“Enggak ah, biarin aku tetap merasakan milikmu pah.”Jam menunjukkan pukul 7.50 saat Lasmi mengayuh sepedanya dan aku berjalan ke jalan besar untuk menunggu angkutan umum. Bokep Asia Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.Aku kembali kekamarku, tidak kuasa menolak desakan birahi aku lepas semua pakaianku. Terus terang dan terang terus, aku memperlakukan Lasmi sebagai obyek dan bukan sebagai subyek, duh memang aku sadari aku betul-betul jahat. Sementara dengan tegang memelukku erat dan mengapitkan kedua pahanya kuat-kuat di pinggulku. Ketika dia melihatku dia tersenyum lalu melambai supaya aku mendekat. “Baru pulang mas?”Aku mendekat, dia hanya mengenakan celana pendek olahraganya dan berkaos tanpa lengan sedang membaca sebuah novel. Mungkin kali ya ha… ha…Sudah tiga bulan aku setubuhi Sulasmi, selama itu pula dia tidak hamil. Kontolku yang semula terasa ngilu karena sudah melontarkan airmaniku berlahan kembali mendapatkan kekuatannya. Aku mati-matian agar kontolku setelah mengeluarkan airmani tidak terkulai.Aku paksa semangatku agar cepat meraih birahi kembali.Lasmi hanya menggigit bibirnya, lemas sekali.















