“Ini uang buat cari hotel kecil di sekitar sini. Bokep Sub Indo Sempurna,” kataku. Ini membuat aku harus mengimbanginya terus, berapa kalipun ia memintanya. “Kamu kelihatan gugup,” ujar Bu Yena tenang, menatapku dengan pandangan penuh. Wajahnya tak jauh dari wajahku,“Saya….eh…saya, harus segera balik. Yena lebih tak sabar lagi. “Kamu kelihatan gugup,” ujar Bu Yena tenang, menatapku dengan pandangan penuh. Ia acap kali mencuri pandang ke arahku dari duduknya di mobil. Dibalasnya aku dengan menghisap dan menggigit kecil putingku. Bisa kulihat Bu Yena majikan ku tersenyum dari kaca itu.“Ini uang tutup mulut. Ia harus istirahat total dan berhenti menyupir untuk majikan nya. Terusss. Seperti pagi ini dalam perjalanan ke Malang, menuju ke kantor cabang. Yena hanya memberiku istirahat sejenak sebelum ia mulai menyerang aku lagi. Dari karyawan kantor, aku tahu nama Nyonya Tan adalah Yena, sebuah nama yang elok. Bisa kau antar ke hotel?” demikian bunyi SMS itu. Dan debur ombak pantai Kuta seperti mendadak membimbing Yena untuk memintaku melepaskan celana pendek yang dikenakan itu, dan ia tak sabar membantu aku melepaskan celana jeansku.“Lepas celanaku, Andi.















