komedi gelap Pelajar Montok Pap Colmek Buat Pacar: satire, ambiguitas, dan insiden absurd. Plus: penulisan licin. Bokep Tokyo Minus: humor niche. Untuk rasa khusus. Mulai.
Mba Astrid menundukkan wajahnya ketika wajahku mendekat, kusibakkan rambut panjangnya yang jatuh menutup sebagian wajahnya kembali dia mengangkat wajahnya dan wajah kami hampir tak berjarak, hembusan nafasnya terasa hangat dihidungku.. kupeluk tubuh sintal mba Astrid dari belakang, tapi dengan lembut tanganku diangkat dan dipindahkan ke tubuhku sendiri dan tubuh mbak Astrid beringsut menjauhiku kudekati lagi tubuh itu dan kudaratkan kecupan di punggung berkulit mulus itu kudengar isak tangisnya.” kenapa mba..?” tanyaku lembut lama ga ada jawaban, isak tangis mba Astrid makin keras kubelai lembut pundaknya.. memang masih kenyal menggemaskan dengan puting susu bak perawan, mencuat mungil ke depan, berwarna merah kecoklatanperutnya yang rata dengan lubang pusar berbentuk indah pinggang ramping menyambung dengan pinggul yang padat ditopang sepasang kaki yang panjang berbentuk atletis. Rupanya aku tak dapat menahan kantukku Aku membuka mata kulihat mbak Astrid bersimpuh di sebelah tubuhku, dengan pakaian sudah lengkap membalut tubuhnya, rupanya dia yang membangunkanku kulihat jam dinding menunjukkan pukul 05.15“Biim, aku pulang dulu yaa..?” kata mbak Astrid, wajahnya sudah segar, rupanya sempat mencuci mukanya sebelum membangunkanku” Eeeh buru-buru sih..? pernah maluuu..” jawab mba Astrid, sambil berusaha menarik tubuhku ke atas Busyeet jadi diapain aja tubuh indah ini sama mas Budhi..?















