Seketika itu juga Budi melihat ke arahku, dan aku hanya membalas pandangannya tanpa bergerak. Dan itu, entah Budi sadar atau tidak, benar- benar secara tidak langsung mengiyakan Edwin. Bokep Viral Bodinya ok banget lho,” cerita Edwin. Lain kali aja baru gue ceritain.” Edwin bergegas berdiri dan mengambil tasnya. Timo lalu menarikku ke tengah ranjang, membaringkanku di sana. Aku mulai panik dan berpikir dari mana saja Edwin dapat menemukan informasi perihal aku dan Budi. Aku pun berpikir Timo ingin menjantani Budi, tapi rupanya bukan itu yang ada di pikiran Timo. Sesekali mereka berciuman lalu bergantian menghisap kontolku. Aku rasa dia dijauhi karena sifat suka pamernya—pamer pengalaman dengan A, dengan B, dan sebagainya— yang aku rasa banyak dibuat- buat juga.“Gue baru kenal cowo nih. “Timo udah berapa hari ngga mandi?” tanyaku. Aku dan Budi tertawa melihatnya. Hal itu terjadi tepat saat Budi sedang membuka pintu, akan keluar dari kamar. Timo berdiri dan berjalan ke dekatku. Timo blasteran Indonesia dan Swedia, dan untuk ketampanan dari satu sampai sepuluh aku nilai dia sembilan —kurang satu karena dia suka kucel ngga mandi, ahem, dan teramat sangat banyak yang suka.















