Melihat Dewi datang mereka mensiut-siut pada Dewi. “Tadi aku pergi ngendap-ngendap rumah cewe bahenol tadi” “terus?” tanya Partodi tak sabaran. Bokep mom Fasa mulai memegangi kepala ibunya. Dewi tak menyangka burung anaknya sudah hampir sebesar milik bapaknya Fasa. Aris turut bergegas memakai pakaiannya kembali. “Ohhhhhhhh!!!!!!” erang Dewi. Dia bilang, biar dia yang ngasih tau kita kapan dia bisa digarap kapan gak bisanya.”
“Siapa yang ngasih tau?” tanya Dimas. Bukan maen, berisik banget… Emang nih cewe ganas banget di kamar bray” “Ga bisa dong, dia kita kerjain” Dimas kecewa mendengarnya.“Siapa bilang bray, tadi ku dengar suaminya pergi lagi, anaknya pergi les dari jam 5 – 8 malem, nah jam segitu kita entot tuh cewe.”Partodi merasakan burungnya bergerak dalam celananya. Adam menarik tangan istrinya keluar kamar. Dewi berdiri. Ibunya berjalan dengan kaos T-shirt ketat dan sebuah rok panjang berjalan menyusuri perumahan rumah sederhana tak jauh dari warung Partodi. Dia merasakan buah dadanya diremasi dengan buas hingga kesakitan. “Iyalah… kalau enggak, ngapain akang mampir sini” sambil tangannya mulai meremasi pantat Dewi. Fasa mendesis sambil matanya melotot-lotot melihat wajah ibunya. Dewi dengan cepat memasukkan kontol anaknya ke dalam mulutnya disambut Fasa menembakkan air mani pertama dalam hidupnya.















