Ia selalu mengenakan blus dan rok hitam yang agak menggantung sedikit di atas lutut. Bagian atas pahanya ditumbuhi bulu-bulu halus kehitaman. Bokepindonesia Tapi ketika menengadah menatap wajahnya, kulihat bola matanya berbinar-binar menunggu jawabanku.“Saya suka kaki Mbak. Aku terpana menatap keindahan dua buah bibir berwarna merah yang berair mengkilap. Ketika saya terlena menatap kakinya, tiba-tiba saya dikejutkan oleh pertanyaan Mbak Lia..“Jhony, saya merasa bahwa kamu sering melirik ke arah betisku. Kedua bibir kewanitaannya kuhisap-hisap bergantian.Kepala Mbak Lia terkulai di sandaran kursinya. Mbak Lia tersenyum sambil menatap mataku.“Mengapa?”Aku membisu. Sebelum paha kanannya benar-benar tertopang di atas paha kirinya, saya masih sempat melihat bulu-bulu ikal yang menyembul dari sisi-sisi celana dalamnya. Mbak Lia menggelinjang dan kembali mengangkat pinggulnya. Tunjukkan dengan rakus seolah ini yaitu kesempatan pertama dan yang terakhir bagimu!”Aku terpengaruh dengan kata-katanya. Tak usang kemudian, jari tangannya menengadahkan daguku. Sebagai Accounting Manager, tentu selalu ada pembicaraan-pembicaraan ‘privacy’ yang lebih nyaman dilakukan di ruang kerjanya daripada di ruang rapat.Aku merasa beruntung bila dipanggil Mbak Lia untuk membahas cash flow keuangan di dingklik sofa itu.










