Kini semua rangkaian cerita sudah lengkap.Akulah Ray. “Cukup segitu?”
Jay terdiam. Bokepindonesia Hei!” Jay berteriak gaduh. “Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. Sementara kurasakan cubitan jari-jari mungil itu di pipiku.Malang, pukul 01:15 WIBAku menikmati udara malam pegunungan ini, seakan-akan aku sendirilah yang memegang peranan hantu dalam kegelapan ini. Chie melambaikan tangannya dari atas balkon. “Ray, kapan aku bisa mengalahkanmu?” Jay tersenyum pahit. Namun kata-kata “bule” itu menambah emosi yang memang sudah terpancing sebelumnya. Aku dapat merasakannya dari setiap pertemuan kami, dan aku menghargainya. Ucapan itu sangat pahit dan mengena. Saat itu aku sedang melakukan pendekatan dengan Chie. Aku sendiri juga heran, kenapa setelah saat itu Chie tidak mengandung anakku. Masih banyak gadis untukku. Chie, gadis penuh pesona.Januari 1999“Raaayy! Wajahnya terlihat berseri-seri, membuatku sedikit mendongkol karena masuk dalam jebakannya. Tertawa paling pahit yang pernah kudengar dari mulutku.Chie, sekarang sudah menjadi istri pengusaha kaya raya, dan bule. Dan karena itu pulalah aku tidak menghajarnya, walaupun itu adalah tujuanku sejak semula. Ironis. Aku benar-benar ada masalah dengan Papa, jadi aku nggak bisa keluar.” Ah, hanya segitu saja? Ucapan itu sangat pahit dan mengena.















