Andai saja dia dokternya, mau nunggu setahun juga aku betah, wkwkwk… khayalku. Bokepindonesia Tubuhku rasanya seperti tersetum listrik teganagan tinggi. Kata pihak loket dokteryang melakuakn medical check up tahap terakhir itu datangnya setengah jam lagi. Setelah spermaku ditelan habis dia berkata,
“ Dasar perjaka payah Yah kamu, masak baru di oral aja kamu udah keluar sih,hha.., ” ucapnya puas sembari meledekku.“ Hihihi, Maaf Dok, jujur saya melakukan hal seperti ini baru sama Bu Dokter, ” ucapku polos dengan wajah memerah. Batre hpku yang lupaaku charge saat itu sudah lowbath saja karena aku gunakan untuk bermain game. Baru sekali ini aku merasakan di sepong sama wanita, ternyata rasanya sungguh luar biasa. Saat itu dengan asiknya aku bermain game dikursi tunggu Saking asiknya tidak terasa sudah 40 menit aku menunggu dokter itu datang. Gawat nih, ucapku dalam hati. Aku sempat menahan n nafsu agar penisku tidak menegang, namun apa yang terjadi saat itu, semakin aku tahan semakin menonjol saja penisku. Setelah bersih kami segera mengenakan pakain kami kembali seperti semula,
“ Kapan-kapan kamu medical chek up lagi yah kesini Mas, nih kartu nama saya, nanti telefon saya yah,hhe, ” ucapnya genit padaku. Nah pada medical check up yang ke tiga ini, adalah medical check










