Kugandeng lengannya menuju jok belakang. Bokep terbaru maaf..” Aku beringsut ke bangkuku sendiri, menutup mukaku dan menangis seperti seorang anak kecil. ah.. Pathetic, untuk cowok sepertiku. Nia diam saja saat kumasukkan tangaku ke dalam bajunya. mm.. “Nia, jalan yuk.”
“Ha? hh..” Kuangkat bajunya melewati kepalanya, menciumi dadanya, menjilati BH yang menutupi payudaranya, memegang ketiaknya, mendorong punggungnya terangkat, sehingga bisa kutekan kepalaku di dadanya. Namun, aku lebih memilih untuk memutar tubuhku, mengangkat punggungku sekuat tenaga sehingga dapat menyentuh bibirnya dengan bibirku. Kamu harus lebih pengertian.” Kubanting stir ke kiri, memasuki jalan menuju ke luar kota yang ditumbuhi pepohonan, jalan itu terlihat sepi dan gelap. “Ma.. mm..” kudengar Nia mengeluh dan kulihat matanya terpejam, meninggalkan garis kepasrahan saat kugenggam susu-nya dengan telapak tanganku. Gila apa ya? ah.. Saatnya, pikirku. Cih, pikirku, siapa yang butuh wanita. sure..” aku tergagap-gagap. Akhirnya Nia tertawa mengiringiku, dan mengenakan baju dan celananya kembali. “Kamu harus mau menjadi pacarku.”
Aih, jadi ini masalahnya.















