Di kamar yang diperuntukan bagi tamu itu, Ira ia tuntun. Bokep “Kalau Pak Unang keberatan saya disini, Bapak saja yang ke dalam, kan kita bisa bicara-bicara, Pak?” kata Ira. “Ooo tidak, Bu?” jawab Unang lagi. Ia tidak khawatir sebab di rumah itu ada pembantu dan satpam yang siap mengamankan rumah dan isinya. Siang itu, iseng-iseng Ira berkeliling rumah dan melihat bunga2 di pekarangannya. Di dalam rumah yang besar dan banyak kamarnya itu, Ira merasa kesepian dan resah. Lalu Unang membuka seluruh pakaiannya sehingga ia pun kini telah telanjang bulat. Lalu Unang membuka seluruh pakaiannya sehingga ia pun kini telah telanjang bulat. “Bagaimana, Pak? Masak Ibu duduk di ruang ini?” kata Unang. Unang pun lalu membuka kedua kaki Ira hingga kedua kaki yang jenjang itu tertaut di kedua bahunya yang bidang. “Baiklah, Buk,” kata Unang, “Tapi hari akan hujan tampaknya.” Lalu Ira berjalan kedalam rumahnya dan diikuti Unang di belakang. Ia biarkan saja tumpah di dalam tubuh nyonya majikannya itu. Dengan cara yang lembut ia dapat mencium bibir Ira yang mungil itu. “Kalau Pak Unang keberatan saya disini, Bapak saja yang ke dalam, kan kita bisa bicara-bicara, Pak?” kata Ira.















