sekolah Sinta Montok Tobrut Colmek yang menyorot bullying, kompetisi, dan mentor inspiratif. Kekuatan: pesan ketangguhan. Bokep Kekurangan: plot device terduga. Tetap layak disimak. Mulai sekarang.
Dengan senang hati doi memenuhi ajakanku, sekalian mau lihat rumahnya Reinald kata doi. Nggak nyombong sih… tapi sejak kecil sampai sekarang kayaknya Saya mudah saja mendekati cewek, katanya sih Saya enak diajak ngobrol dan seneng jalan-jalan.Singkatnya…. hehehehe…. dan dingin karena AC-nya dinyalakan.Di bagian pojok ruangan ada seperangkat mini compo dan TV kecil. tapi nggak lama kemudian dia tersenyum dan mengangguk…. Toket Nidya sudah terasa membusung ditanganku, untuk anak seumur Saya toket sebesar itu sudah cukup besar. tapi… cuman bentar aja yaaa….”. Rapi… harum…. Rumahnya cukup asri walau tidak sebesar rumahku, yang ada saat itu bibiknya yang sudah tua dan agak pikun. wahhh kalau doi ngambek bisa bahaya nih…. kamu manis sekali”, tiba-tiba aja perkataan itu spontan meluncur dari mulutku. Ternyata selera bokap Saya tuh canggih juga, hampir nggak ada yang jelek, koleksinya mulai dari Koo Stark, Samantha Fox, Savannah, Zara White sampai Tracy Lord ada semuanya. “Ehhhh….. “He-eh” jawab Saya.Kemudian setelah Nidya memberi izin, tangan kananku kuletakkan di atas dada kanannya dan mulai meraba-raba.















