Andaikata ada, mungkin itu adalah tatapan Nakim yg agak tajam saat menangkap belahan dada istriku yg kadang tak sengaja terlihat saat membungkuk. Sedangkan istriku bersikap spt orang ketiduran, sesekali saja desahannya terdengar pelan mengiringi rangsangan yg kuberikan kepadanya.Melihat mata istriku yg terpejam, Nakim tak malu2 lagi menatap tubuh istriku. Bokep china Istriku tampak kelelahan, begitu pun aku. Tak ada yg berubah dari sikap Nakim, malah kulihat ada malu yg amat sangat diwajahnya saat ku bertanya soal kejadian terakhir. Kuayunkan lagi penisku kini dgn ritme yg lebih cepat. Satu cubitan kecil yg khas mendarat di perutku.“ih, kok nyubit sih”,ujarku sambil menangkap pegelangan tangan istriku. Setelah kejadian tadi malam apalg tadi siang, Nakim nampak pandai dalam bersikap.Setelah menutup pintu pagar, Nakim langsung sigap menyapu teras rumah.Kususul istriku yg sudah masuk ke kamarnya.Senyumanku dibalas cibiran oleh istriku. Nakim sempat melirik kepadaku, kurespon dgn mengangkat jempolku sesaat. “ga apa2,kim..mas juga dulu gitu”,ujarku santai.Nakim pun tersenyum lagi dan mengangguk pelan. Kumatikan rokok yg baru kunyalakan tadi di asbak dan bangkit berjalan masuk ke kamar tidur.Kubangunkan istriku dgn kecupan lembut disertai dgn belaian dirambutnya.“Mama,aku pengen nih”,bisikku sambil mencumbu lehernya.Sambil menggeliatkan tubuhnya, istriku menoleh kearah pintu yg setengah terbuka.










