aahh.. tahu nggak? Bokep jepang Nada kontras itu terdengar bersahutan selama puluhan hitungan dalam detik.Pembacabisa tahu tidak maksudku membuat moment seperti itu tadi? Dan mereka berdua dengan kompaknyasaling giliran menjilati penisku yang meskipun enak banget dihisap dandijilat sama mereka berdua, tapi tetap saja sudah loyo. Kamu kudu tanggung jawab Yan..!”
Hualaaahh..tidak disangka kalimat itu keluar dari bibir Irene sambil dia mulaimembuka zipper celanaku. Nafas Lisbeth tidak karuan lagi waktu kumulai memasukkanpelan kepala penisku ke dalam kewanitaannya.“Iyan masukin yah..?” sambil mulai kuturunkan pinggulnya mengikuti meja dosen yang innocent banget. kalo.. “Pllop..!” terdengar suara saat kucabut si ‘bandot’, mungkin karena ketatnya lubang kemaluan Lisbeth yang mencengkram penisku.“Achh, kenapa? bisa aja kamu. nama kamu Iyan kan..? nama Chie-chie Irene, kamu namanya sapa..?” baru kali ini kemaluan diajak bercanda seperti Pokemon. Huahahadengan pindah posisi seperti ini ternyata dia tidak dapat memuaskannafsunya ke testisku. udah Yaan, Irene nggak kuat lagii Yaaan..!” desahnya. “Deeper please Yaan.. Kutahan pantatku,aku menikmati remasan kemaluannya di batanganku. aaghhh.. Sakit Ren..!”
“Ehtahu yah? “Auuuhh..! Kumasukkansedikit lagi, kugesekkan lagi. terus terang tadi waktu Irene cerita sempet bikin aku keringetan juga Yan..”
“Yaann..















