Tunjukkan bahwa betisku indah!”Aku mengangkat kaki Mbak Lia dari lututku. Aku sendiri sudah termasuk staf senior. Bokep mom Aku tak ingin ada setetes pun yang terbuang. Pasti ia memakai G-String, kataku dalam hati. Bagian dalamnya juga ditumbuhi tetapi tidak selebat bagian atasnya, dan warna kehitaman itu agak memudar. Aku menengadah. Mbak Lia kurang lebih baru 2 minggu bekerja sebagai atasanku sebagai Accounting Manager. Telapak kaki kirinya menginjak bahuku. Dan di situlah hidungku mendarat. Lalu Mbak Lia tiba-tiba membuka ke dua pahanya dan mendaratkan mulut dan hidungku di pangkal paha itu. Aku menunduk kembali. Gerakannya lambat seperti bermalas-malasan. Bila kedua lututnya rapat kembali, lirikanku berpindah ke betisnya. Kebasahan yang dikelilingi rambut-rambut ikal yang menyelip dari kiri kanan G-stringnya. Tak peduli dengan segala kegilaan yang sedang terjadi. Tapi mungkin karena latar belakang pendidikanku tidak cukup mendukung, management memutuskan merekrutnya. Segitiga tipis yang hanya selebar kira-kira dua jari itu terlalu kecil untuk menyembunyikan semua bulu yang mengitari pangkal pahanya.















