Aku Cuma tersenyum dan bergegas pergi. Bokep terbaru Siangnya diisi dengan sisingaan dan malamnya diisi dengan pagelaran wayang golek. Seketika aku terbaring dan tangan Ki Jaya memegangi kakiku dan berkata
“Han kan aku dibayar murah sama suami kamu, aku mintas bayaran lebih dari kamu ya?” katanya sedikit bersik. Akupun masuk ke kamarnya dan Ki Jaya menutup pintu.“udaranya dingin” katanya.Akupun duduk di sampingnya diatas ranjang di kamr yang biasa ditempati anakku. Kami menawarkannya untuk tidak langsung pulang dan menginap saja di rumah kami. Padahal ini dilakukan di rumahku, dimana ada suami dan banyak orang di luar.Desahan demi desahan kami suarakan dan saling bertsahutan.“mas masukin sekarang lah.”Kataku dan segera dia memasukan kontolnya ke memekku. Tubuhnya memang kekar dan kulitnya memang agak hitam. Sepertinya dia menikmati pijatanku.Apalagi kata suamiku kalo tanganku sangat lembut.“ Han ke pinggang ya!” katanyaAkupun mulai turun ke bawah ke arah pinggangnya. Namun karena mungkin ini bisa jadi contoh buat para ibu-ibu yang mungkin memiliki pengalaman yang sama denganku, ya wajib menyimak.Kejadian itu terjadi 3 tahun lalu ketika aku mengadakan sebuah hajatan buat anakku yang lagi disunat.










