Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung. Bokep jilbab Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil. Ketika hujan datang, aku membasah. Anak laki-laki itu mengangguk saja. Dia punya usaha untuk hidup. Aku serius soal ini. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Aku serius soal ini. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Ada sedikit rasa kagum melihat anak itu. Astaga. Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Aku mematung di tempatku berdiri. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua.















