Karena kelelahan, tubuh Rio langsung tergolek di samping tubuhku yang bermandikan keringat dengan nafas terengah-engah.“Braak!” Aku dan Rio terkejut mendengar pintu kamar terbuka ditendang cukup keras. Rasanya seperti langit runtuh menimpaku saat itu. Bokep mom Tampaklah pahaku yang putih dan mulus itu. Aku bangkit dan segera berlari menghambur ke arah ayah tiriku.“Sudahlah, Mer. Tetapi kulihat pintu kamar mandi tertutup dan sedang ada orang yang mandi di dalamnya. Jangan, Rio! Apalagi si nenek tua itu sudah mampus!”Astaga Rio menyebut ibuku, ibu tirinya sendiri, sebagai nenek tua. Segera dibukanya seluruh ikatan di tangan dan kakiku. Hasil diagnosa dokter ini bagaikan gada raksasa yang menghantam wajahku. Temanku itu yang kaget terlempar ke lantai. Memang rasanya kepalaku sudah mulai tidak sakit lagi. Ingin rasanya aku langsung mandi. Akibat kelelahan bercampur dengan kesakitan yang tak terhingga akhirnya aku tidak merasakan apa-apa lagi, tak sadarkan diri. Yang gue tau cuma papa gue kimpoi sama nenek tua, mama elu!”“Rio!”“Elu kan cewek, Mer. Kugeleng-gelengkan kepalaku yang terasa seperti berputar-putar.Tanpa mau membuang-buang waktu lagi, Rio mengeluarkan beberapa utas tali sepatu dari dalam saku celananya.















