Kemudian kurebahkan badanku di atas tubuhnya yang indah, kuciumi pipinya sambil pantatku kugerakkan naik turun. “Mau.. Bokep terbaru Betul-betul suatu akhir pekan yang susah dilupakan. Dari sederetan gadis-gadis itu tampak ada seorang yang paling cantik, putih bersih, cukup serasi dengan warna-warni seragamnya. Ia sudah berani menerima tawaran kami untuk ikut menginap bersama. Akhirnya seluruh berat badanku kuhempaskan ke tubuh mungil itu. Seluruh titik di bagian atasnya telah kutelusuri tidak ada yang terlewatkan, kini kedua bukti itu kuremas perlahan. Karena itu aku akan memanggilnya dalam cerita ini sebagai istriku. Aku malah balik bertanya,
“Kamu ngapain kerja di sini?”
“Mom, kita kan masih perlu sekretaris, kenapa tidak dia aja kita coba.”
“Ya, boleh aja”, jawab istriku. Ia hanya mendesah, kadang menarik nafas panjang dan kadang badannya menggelinjang-gelinjang. Tangan kirinya ditekuk seperti akan memegang pinggangku, tapi telapaknya hanya dikepal seolah ragu atau malu. Aku malah balik bertanya,
“Kamu ngapain kerja di sini?”
“Mom, kita kan masih perlu sekretaris, kenapa tidak dia aja kita coba.”
“Ya, boleh aja”, jawab istriku. Agak lama dengan permainan itu, akhirnya mungkin karena ia juga penasaran, maka ia tidak menolak ketika kulepaskan CD-nya. Kuulangi lagi cumbuanku dari mulai mengulum bibirnya, mencium pipinya, kemudian lehernya. Betul-betul suatu akhir pekan yang susah dilupakan.















