“Tidak apa-apa kok, Om.. Bokep Setelah makan malam, mereka bertiga lalu berbincang dan bersenda gurau sampai jam 10. Om Budi metapa mata Desi sambil berusaha mengarahkan kontol tegangnya ke memek Desi. Anak-anak sejak kemarin sudah liburan sekolah bersama neneknya di kampung…” ujar Desi. Enakk.. Boleh tidak saya minta cium sayang?” tanya Desi sambil tersenyum menatap mata Om Budi.“Ah, kamu ini ada-ada saja. Biarkan saja. Mas kabulkan,” ujar Iwan. Sampai-sampai ada suatu keinginan aneh yang datang, Mas…” ujar Desi. Om Budi tidak membalas. Apapun itu, katakanlah.. Kemudian.. Om Budi langsung membalas ciuman Desi dengan liar. Lalu Iwan naik ke loteng dan masuk kamarnya. “Iya, sayang. Gini.. Teruss…” bisik Om Budi sambil menggerakkan pinggulnya seiring kocokan tangan Desi pada kontolnya. “Saya mengerti, Mas.. Desi makin berani. Jadi saya minta Iwan untuk mengundang Om saja,” ujar Desi sambil berpindah duduk ke samping Om Budi. “Mm, begini Om, karena hari ini adalah hari khusus, saya minta Om datang sendiri saja, ya.. Crott.. “Tutup pintunya, Des…” bisik Om Budi. “Ohh.. Desi segera menarik tangan Om Budi ke kamar anaknya. “Mau curhat apa sih?” tanya Om Budi lagi.“Ini kan hari spesial saya, boleh tidak kalau saya minta sesuatu yang spesial dari Om?” tanya Desi.















