Dengan pelan Lina beranjak ke arahku. Video bokep jepang (yang aku heran, bibirnya tipis, tapi rasanya tebal bukan main). Kusambut lagi dengan ciuman yang lebih menggelora. Jam satu, karaoke akan tutup. “Nova..”
“Lina..”
Tangan lembutnya menyambut tanganku yang mulai dingin.“Duduk dulu Mbak..”, kataku sok santai sambil melangkah ke arah kamar mandi. Aku tersadar ketika dering telepon memecah lamunanku, terdengar suara captain Frank di sana, “Kamu ikut pulang nggak?”
“Lima menit lagi capt”, kataku kosong.Setelah berpakaian lengkap, aku turun ke lobby, ternyata mereka berempat telah menungguku check out. “Thanks god..”, batinku karena aku akhirnya punya alasan cabut dari terkaman macan dan dengan sedikit ‘speak’, aku terlepas dari cengkraman Yuni, yang kemudian kembali ke kamarnya dengan muka di tekuk.Singkat cerita, kami (aku & Hari) berhasil di kadalin oleh tiga ABG lokal Ambon tapi aku tak terlalu sekecewa Hari yang telah bermimpi sebelum tidur. Kami tak mengganti posisi, dengan satu posisipun kami telah melanglang berbagai buana pagi itu.Setelah klimaks, kami tetap berpelukan. “Kaosnya udah dibungkus Dik..?”
“Eh.., udah Mbak.., kirain nggak beneran..”, jawabku menangkap isyaratnya. Lina menelannya lalu membersihkan mulutnya.Kini giliranku. Bibir Lina semakin hangat, kuraih pinggang Lina, kutarik sedikit ke bawah hingga rebah tanpa melepaskan pagutan kami. Namanya Alex dan kami biasa bertukar cerita tentang kehidupan malam.















