komedi gelap Mbak Rainy Berkacamata Bugil Pamerin Toket: satire, ambiguitas, dan insiden absurd. Bokep mom Plus: skrip licin. Minus: humor niche. Untuk selera khusus. Mulai.
Oohh.. Tadi jijik, kok sekarang malah penasaran. “MmhHPp.. Sial, jagoan dia daripada aku. Dina sama temannya masuk. Gue udah lemes..” pintanya. gue tidak maksa,” kataku. kayak gitu dong.. “..” dia diam saja sambil menatap kosong ke langit-langit. Bayangin saja keenakan elo,” kataku lagi. jadi elo mau ya?” tanyaku lagi. Dia menangis.“Sorry ya Din, gue salah, habis elo juga sih ngapain tidur di ruang TV dengan keadaan seperti itu, tidak pake bra lagi,” kataku. “Tapi tahan sedikit. Aduh, aku takut nanti dia ngadu. Dia malah memejamkan matanya. “Enggak kok, aku tadi dititipin sama temanku,” jawabku bohong. tapi.. Masa elo doang yang enak,” kataku. Kujilati putingnya dan sambil mengusap dan mneremas-remas buah dada yang satunya. Kulihat ternyata di kasurnya ada bercak darah yang cukup banyak. Kumasukkan kemaluanku ke dalam lubang kemaluannya. Dia masih nangis. Tapi aku terus berusaha sambil tetap berciuman. Aku jadi pingin menyetubuhi dia.Tapi aku belum pernah ML, jadi aku tidak berani.















