Pikiran masing-masing milau terpecah antara kenikmatan yang mulai dirasakan atau upaya melepas lakban.“Enghhh..,” Kristin melenguh kecil. Bokepindonesia maaf bu.. Tubuh dan wajah Kristin serta kulitnya yang putih mirip dengan artis Mona Ratuliu.“Iya bu.. terserah abanghhh sekaranghhh.. banghhhss… akhhsss.. Saya hilaf… engg..,”“Sudah.. ehh.. Terserah ibu. Dan lagi benar apa Partodi bahwa itu sangat alami dan Kristin juga merasakan hal yang sama, ada kenikmatan menjalari tubuhnya setiap kali gerakan bergesek ia lakukan.Pikirnya, perampokan bank yang menyebabkan mereka berdua berada dalam posisi terikat seperti itu, dan mereka harus bersama kompak melepaskan ikatan tersebut.Kristin kembali memusatkan pikirannya pada upaya melepaskan lakban. saya juga pikir begitu. ini kan karena perampokan sialan itu, jadi bukan salah saya atau abang.. ini nggak boleh terjadi bang, saya wanita bersuami dan abang pasti sudah beristri kan?.” kata Kristin, wajahnya bersemu merah. Keduanya lalu berkenalan lebih jauh dan berjanji untuk sama-sama menyimpan kejadian itu hanya di antara mereka berdua.Keduanya lalu berpisah, Partodi menolong membebaskan nasabah bank di ruang tunggu, sementara Kristin mencari Aris suaminya yang terikat di lantai dua.















