Saya menengok ke arahnya dan kaget setengah mati. Bokep barat Hmm, Indonesian name, isn’t it?” tanyanya lagi, dengan nada datar. Rambutnya yang pendek seleher diikat ke belakang hingga tengkuknya yang jenjang terlihat begitu indah. Terasa sekali puting itu mengencang, membengkak dalam mulut saya. Badan saya menggelinjang-gelinjang hebat, punggung saya terangkat-angkat dari ranjang karena tidak kuat menahan enaknya permainan ini. Celana dalam yang dipakainya pun hitam transparan menunjukkan rambut-rambut halus di selangkangannya. Celaka! Terkulai dan terengah-engah kelelahan. Sekarang saya lebih percaya diri, dan sadar bahwa hidup ini indah dan tidak menakutkan. “Wow, paha kamu halus banget! Saya kira tidak akan ada pria ataupun wanita yang tidak mencuri pandang ke arahnya saat berada di tempat umum. Saya agak heran melihatnya menggeleng-gelengkan wajah cantiknya sambil menatap kemaluan saya. Ketika saya bertanya tentang teh itu, Jenny menjawab bahwa teh itu diambilnya dari sebuah hotel kecil tempat ia menagih hutang. Bukan salah satu dari centengnya kemarin, tapi seorang pemuda ganteng berkaca mata, dengan dandanan yang rapih.“Wah, pacarmu sudah bangun rupanya.” ujar si pria Italia saat melihat saya terjaga.















