Apa lagi mobil. Karena aku harus selalu mendampinginya, tentu saja Nyonya membelikan aku beberapa potong pakaian yang pantas. Bokep jepang Dan aku juga menempati kamar lain yang jauh lebih besar dan lebih bagus. Dan di rumah, menu makanankupun tidak sama dengan pembantu yang lainnya. Makanya Nyonya jadi kesengsem begitu melihat penampilanku, setelah tiga bulan lamanya bekerja jadi sopir dan pengawal pribadinya.Aku bisa berkata begitu karena bukan cuma jadi sopir dan pengawal saja. “Terus, tujuannya mau kemana?” tanyanya lagi.“Cari kerja”, sahutku tetap polos. Dia membuka tasnya dan mengeluarkan uang lembaran dua puluh ribu. Tapi aku belum ingin membawanya terbang ke surga dunia yang bergelimang kehangatan dan kenikmatan itu. Aku sampai terkagum-kagum, seakan memasuki sebuah istana. Karena sudah basah oleh keringat. Juga orang-orang yang yang selalu sibuk dengan urusannya masing-masing. Nyonya Wulandari malah tersenyum dan mencium pipi suaminya yang kendur dan berkeriput.Setelah memasukkan mobil ke dalam garasi, aku bergegas ke kamar.










