Dia menghujam lagi! “Hi hi hi mbak pikir apa ternyata itu toh? Bokep china mbak”
“Iya non?”
“Sakit ngga sih, Mbak?”tanyaku ragu-ragu
“Apanya yg sakit, non?”
“ituu..di ‘gitu’in sama mang Narko?”tanyaku lebih jelas. “Apa toh nduk?” Tanya mang Narko pada istrinya. Cukupp segitu aja!. “Udahh kang! Lalu ia tusukan k0ntolnya. “Mbak ajah duluan” pintaku. Secara perlahan aku mulai mengerti soal keintiman di antara seorang lelaki dan wanita.Sejak kejadian malam itu pula tiada lagi hari dan malam tanpa petting. “Gimana jadi ndak, he eh-nya?”tanyanya. Ndak bakalan bisa masuk kalau kakang grasak-grusuk begitu!. “Duduk di sini non” kata mbak Siti membimbingku duduk di pinggir dipan.Ia sendiri duduk di sebelahku.Setelah itu di atas pangkuanku ia letakan sebuah bantal. Apaa mbak?”tanyaku
“Alaaa cobain ajah dulu. Masih pingin lagi?” tanyanya.Belum lagi aku menjawab seketika itu juga kurasakan k0ntol mang Narko kembali bergerak maju mundur menyodok-nyodok memekku. “Apa toh nduk?” Tanya mang Narko pada istrinya. Monica kan cuma nanya doang!”elakku.Tapi mbak Siti seakan tahu hasratku.











