Kamu itu perempuan apa??!! Bokep “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. Tapi Erik menahanku dengan kuat. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Kata Erik, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Aku pun mengenakan gaun berwarna putih yang baru dibelikan Erik. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. “Erik sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Yayasan Bunda Erika, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. “Kamu cantik ya Maria? Ya kan, setan cilik?”
Mukaku bersemu merah, tapi terlalu takut untuk berbicara, tubuhku bergetar hebat.















