Pelan dong, Ky…” jeritku pelan.“Susah masuk nih…” kata Okky sambil terus berusaha memasukkan kontolnya ke memekku.“Aku masih perawan, Ky…” bisikku.Okky tak menjawab. Lepaskan aku!” aku berteriak sambil meronta.Tapi Okky malah sengaja meremas buah dadaku dan menciumi leher dan tengkuk aku. Bokep china Hanya saja ada satu hal yang sangat membebani perasaanku saat ini. Ohh.. Kurang lebih 5 bulan yang lalu awal dari beban perasaanku ini dimulai..Waktu itu, 5 April 2004 pagi hari, ayah dan ibu serta Yoga sudah pergi kerja. Namaku Dessy, 23 tahun. Dan aku sendiri sampai saat ini belum bekerja setelah tamat kuliah D3. Bahkan ketika Okky menyingkap dasterku dan tangannya masuk ke celana dalamku, aku biarkan tangannya meraba dan menelusuri belahan memekku.“Mmhh…” aku mendesah dengan mata terpejam.“Ke kamar, yuk?” bisik Okky tak lama kemudian.Aku hanya bisa mengangguk. Aku nikmati itu setiap malam. Aku jarang keluar. Sebentar saja,” bisik Okky di telingaku sambil tangannya tetap meremas buah dadaku.Entah kenapa aku jadi lemah meronta. Nafasnya terdengar cepat. Tak terasa air mataku mengalir ke pipi..“Kenapa kamu menangis?” tanya Okky sambil menghentikan gerakannya.Aku diam sesaat.















