“Kamu… kamu menggelapkan pajak?! Bokep china Akh! Aku masih belum memberimu hadiah pernikahan kaan?!!” jawab Sasha dengan wajah merengut. Pergelangan tangan Sasha tampak dipasangi dengan seuntai gelang perak dengan giring-giring kecil disekeliling gelang itu yang bergemerincing kecil saat Sasha berjalan. Tapi, Sasha tampak mesra didalam pelukannya dan Pak Anton pun tidak mau membuat Sasha marah dengan menyuruh Sasha melayaninya tiba-tiba. Dua hari ini saya ajak makan siang kamu juga menolak. Lama kelamaan, Pak Anton tidak dapat menahan dirinya lebih lama lagi saat melihat pantat montok dan indah milik Sasha itu terpampang jelas dihadapannya.“Ah! Namun, terlebih dahulu, ia harus memastikan bahwa Sasha dalam keadaan tidak bisa menolak permintaannya lagi.“Saya tidak bisa berdiam diri melihat adanya tindakan penggelapan yang merugikan perusahaan ini. Kamu diapa-apain nggak?” tanya Sherly seraya melirik ruangan Pak Anton. Ayo, kita bersiap-siap!” tegas Pak Anton yang kembali menggandeng Sasha keluar dari kamar mandi itu dan membawanya ke kamar tidur.Sesampainya dikamar, Pak Anton segera melepas handuk Sasha sehingga tubuh telanjang bulat milik Sasha kembali terpampang jelas. Besok kamu ambil saja disketnya di mejamu dan langsung saja serahkan ke aku! Saya mau menagih hadiah dari kamu!” pungkas Pak Anton sambil mengangkat sedikit pinggang Sasha. Mereka pun bergandengan dengan mesra sambil berjalan disepanjang















