Kujilat-jilat dan kuhisap-hisap lidahnya dengan lidahku. Bokep India tetapi di sela-sela perjalanan aku berfikir” Kenapa harus makan siang di hotel ya? Kenapa ya kalau lagi kesel trus ngeliat kamu aku jadi tenang deh”, tambahnya menatapku sambil senyum genitAku terdiam sebentar. Aku semakin tergagap, ngak menyangka akan diajak seperti ini.“Oke Bu”, jawabku sambil keluar dari ruangannya.Setelah pas jam makan siang aku langsung menuju hotel tempat janjian makan siang tersebut. tepat sekali rasa bokongnya di atas bagian kontolku. Aku sudah 2 tahun bekerja diperusahaan ini, apalagi aku termasuk yg berprestasi dimana usiaku yang masih muda 24 mendapatkan posisi yang lumayan bagus.Bosku seoarang wanita yg umurnya sekitar 35 tahunan, beliau jika berpenampilan memang cantik tapi banyak karyawan yg ngak suka sebab sifatnya keras.Namun sebagai bawahannya, aku cukup mengerti beban posisi yg harus dipikulnya sebagai pemimpin perusahaan. Aku bangga juga mulai bisa menarik perhatian. Mudah-mudahan bisa berpengaruh juga di gaji” hahaha pikirku santaiSampai suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap, kulihat raut muka Bu Anggi tegang dan kusut.Aku mencoba untuk peduli,“Ibu kok hari ini kelihatan kusut banget, emang ada masalah?”, sapaku sembari duduk kursi didepan mejanya.“Ia nih Jul, aku lagi stres,udah urusan kantor banyak, dirumah mesti berantem sama suami”, jawabnya gelisah“Justru aku manggil kamu karena















