” Jangan mang, saya.. Bokep Korea ” Karel yang menjawab, dia tampak tak enak hati,.. ” Ingat mereka berdua…
” Ok, kalian juga ya,.. ” Karel mengingatkan-ku,.. ” Iya, thanx ya Rel, ati-ati loh dijalan,.. ” Aku meringis kesakitan,.. Namun Mang Supri bangkit kembali merengsek maju, ditariknya rambut-ku,.. ” Gapapa koq, iya dia telat nich, gue cabut ya , ngejar kereta.. lepasssin,,, ” Aku menangis kesakitan,..” Non jangan ngelawan ya,.. ” Mang Supri, awwww.. ” Keburu koq, udah ya gue cabut dulu ” Aku bergegas melangkah keluar pintu.. ” Aku menuruti kemauannya,.. “
” Lepasin Mang, Mang Supri tuch jahat ya.. ” aku mendesah sesaat,Masih kupejamkan mataku, kursakan lidahnya menyentil-nyentil putingku, memainkannya disaat mulut itu masih menghisapku kuat-kuat,..aku melayani lidah mamet sekarang, kami berciuman selayaknya seorang kekasih kurasakan giginya disela ciuman kami, giginya hancur karena gemeretakan tiap kali dia sakau,..Kupeluk wajahnya itu, kurasakan tulang wajahnya, tubuhnya yang begitu kurus karena pengaruh narkotika,.sementara kurasakan kait braku mulai dibuka oleh Mang Supri, aku diam saja tanganya masih meremasku, apalagi lidahnya masih memainkan putingku membuatku hanya bisa pasrah saja menikmatinya,.










