No info
Val sangat mengagumi tubuh Arya yang coklat kehitaman, tidak seperti tubuhnya yang baginya terlalu putih. “Kalau begitu, aku yang menginap di rumah orang tuamu..” sahut Val cepat-cepat.Arya tertawa, “Kalau begitu, sebaiknya aku menginap di sini!”Dengan gemas Val berguling menindih tubuh Arya, menggigit bahunya cukup keras sehingga Arya tersentak dan membalasnya dengan menggulingkan kembali tubuh Val. Bokeb Cepat-cepat dibukanya t-shirt, beha dan roknya, lalu ia segera menyusul Arya ke kamar tidur.Sejak dari rumah Arya tadi, Val sudah dilanda birahi. Semuanya!Maka Arya pun melakukannya. Di antara yang tiga ini, adalah Arya, seorang pria Indonesia dengan sedikit darah Belanda di tubuhnya (ayahnya Ambon-Belanda, dan ibunya seorang Jawa). Selain itu, Arya bisa bermain piano, sesuatu yang selalu menjadi kekaguman Val.Selama kuliah, hubungan mereka tidak pernah lebih dari teman. Beberapa kali mereka pernah mencoba melihat peluang untuk meningkatkan hubungan, tetapi sekian kali pula mereka merasa tidak menemukan persamaan.Tidak berapa lama setelah Val mendapat kedudukan manajer dan dikirim ke Indonesia untuk mewakili perusahaannya, Arya mendapat pekerjaan di Amerika Serikat.
















