Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Dadaku bergemuruh kencang hingga sulit untuk menelan ludah. Bokepindonesia Hhmmm nikmat banget baunya. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Aku hanya sanggup menganggukkan kepala. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai menyapu wajahnya yang lembut.Libur 2 hari serasa hanya 1 menit kami rasakan.Belum puas rasanya menikmati hari liburku yang bisa aku lewatkan bersama 2 gadis cantik..betapa konyolnya aku!!!Saat pulang ke Cirebon, aku duduk dibangku paling bekalang bersama Tia, Evi dan Nana. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon. Sifat manja Evi yang selalu menatap aku tanpa berkedip yang membuatku akhirnya sedikit melupakan Tia. Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. kemudian Tia berenang bersama teman-teman yang lain. tiba-tiba Evi membawakan sebuah lagu. Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku.















