Aku menyerahkan keputusan akhir pada Diana. Sambil berendam kami bersenggama lagi. Bokep Rusia ya.. Mama Diana mendekat dan merangkul kami berdua, dan membimbing kami untuk duduk di kursi panjang. Aku peluk tubuhnya dan kuelus rambut-nya.Agak lama kami demikian, kami menyadari bahwa saat inilah saat terakhir bagi kami untuk bertemu. Dia berusaha melepaskan peganganku, namun sia-sia tanganku kuat mencekal, sehingga tak kuasa dia melepaskan tangannya dari genggamanku. tante Hera mengerang-erang keenakan, mengimbangi dengan gerakan yang membuat penisku semakin cepat berdenyut. Kami bertiga duduk sambil berpelukan, mama Diana ditengah, kedua tangannya memeluk kami berdua.Akhirnya kesunyian diantara kami terpecahkan dengan ucapan mama Diana. Dia berusaha melepaskan peganganku, namun sia-sia tanganku kuat mencekal, sehingga tak kuasa dia melepaskan tangannya dari genggamanku. Kuperkenalkan tante Hera sebagai familiku dan tentunya aku tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bercumbu dengannya di kamar yang sering aku dan tante Hera gunakan bercumbu.Suatu hari, entah kenapa tiba-tiba Diana memintaku untuk main ke rumahnya, katanya dia berulang tahun. Dengan sabar didengarnya seluruh kisahku, sesaat kemudian kembali penisku menegang keras.















