Bu Dita sudah mengurangi gerakannya, mungkin dia sudah terlalu lemas.Gue konsentrasikan pompaanku ke vaginanya hingga bu Dita mulai merespon lagi. Bokep Thailand dari kamu kata bu Dita.Bantuan dari saya ? Sebenernya gue makin bingung arah pembicaraan bu Dita.Kamu tau kan gue dan suamiku belum dikaruniai anak tanyanya lagiIyaa jawabku bingung.Jadi begini Romy, gue dan suamiku sudah mencoba beberapa cara. Vaginanya masih seret, mungkin karena belum pernah melahirkan. Mendadak wajahnya sedikit pucat.Beberapa saat ibu Dita terdiam. Di garis vaginanya gue merasa sudah banyak cairan yang keluar dari vaginanya. Sungguh hebat goyangan bu Dita. Setelah cek in, kami langsung masuk kamar.Didalam kamar, tidak ada pembicaraan yang berarti. maksudnya bu tanya gue yang sudah dipuncak kebingungan.Mungkin kamu bisa bantu suamiku untuk membuahi gue katanya pelan.Maksudnya saya menyumbang sperma untuk bayi tabung ibu dan suami ibu tanya gue tergagap.Bukan, gue sudah pernah coba cara itu dan gagal. Sedang umurku semakin bertambah, makin sulit untuk bisa punya anak. Memang kami sudah tau masalahnya ada disuamiku dan dia sekarang dalam terapi pengobatan, tapi mungkin suamiku butuh bantuan lain..















