Padahal… aku kurangnya apa…?? Rasa pahir dalam hatinya seperti terasa di bibirnya. Bokepindonesia Hangat, empuk, dan pentilnya terasa keras di antara jariku.“Oke, foto.”Kupencet tombol remote dengan tangan kiri. Jadi Belinda kemudian masuk ke ruang ganti, dan keluar lagi dengan kostum pilihannya: gaun pengantin gaya Barat berwarna putih murni, dengan hiasan renda yang rumit. Terima ciuman dari cewek yang seumuran dengan anakku sendiri? Kalau dari cerita Hedy, Belinda itu anak orang kaya atau pejabat di pulau seberang, makanya dia mampu bayar sewa kos yang mahal. “Hidupku udah kacau, Om… Kuliahku berantakan. Kusuruh dia tegakkan kepalanya, supaya terlihat percaya diri, dan tarik bahunya ke belakang supaya dadanya membusung. Masih mengenakan set pakaian dalam pink-hitam yang diberikan si penelepon.“Halo sayang…”Aku tidak menyimak obrolan mereka, daripada nguping lebih asyik melihat-lihat lagi foto-foto seksi Belinda. Kemaluanku mencuat di depan perutnya.“Ah, nanggung. Kamu mau lihat?” Kuhentikan sebentar sesi pemotretan.Belinda langsung beranjak dari sofa ke sampingku di belakang kamera. Sebelum kami pergi, Jordy sempat meminta nomor telepon Belinda.Sepanjang perjalanan pulang kami lebih sering diam. Di sana ada dia dan beberapa pembantunya. “Em, ya biasalah, tadi kebelet.”Belinda tersenyum.“Kebelet coli ya Om…”Kata-kata barusan membuatku merasa malu sekali. Tapi dia memegangi bagian atasan korset gaun itu.















