Dia pandai mijit kok, iya kan, Sayang?”Tanteku hanya tersenyum mendengar pujian dari pamanku. Bokep HD Lalu aku menyingkap selimutku dan keluar dari ranjangku. Tante pikir kamu baru selesai kuliah online-nya,” kata tanteku sembari terkekeh.“Ya emang baru selesai, Tan.”“Maaf deh. Selesai mencuci muka dan gosok gigi, aku bergegas ke kamarku yang ada di lantai atas. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Obatin tuh keseleo kamu. Tentu saja tak ada jawaban lain selain mengiyakan pesan pamanku ini.Setelah semua pesan pamanku sudah diterima olehku, aku menuju ke kotak P3K yang ada di lemari ruang keluargaku. Aku sontak langsung panik dan menutupi selangkanganku dengan handuk. Kurasakan kakiku yang paling nyeri di antara semuanya. Paling keseleo dikit doang,” jawabku dengan santai.“Jangan suka meremehkan loh, Lukas. Lalu aku menyingkap selimutku dan keluar dari ranjangku. Panggil ke sini, Yang,” ujar pamanku yang terdengar olehku karena suaraspeakeryang keras.“Lukas, Pamanmu nyariin kamu tuh,” panggil tanteku yang langsung kuturuti.Aku menghampiri tanteku dan langsung duduk di sampingnya. Bagaimana kalau aku tunjukkan lagi ya barangku ke Tante sekali lagi?















