Lalu aku merubah posisi. Jav Sub Indo Tampaknya Aya masih belum berbenah. Bagus kini lidahku bisa ‘bicara’. Aku yakin dia datang. Kutunggu aja di sini.” Kubuka pintu kiri mobil dan kuminta dia untuk masuk. Aya dengan kaget memutar kepalanya sehingga bibirku menyentuh hidungnya.“Eh sori..” kataku, lalu kupegang pundaknya. Kugigit pelan gundukan kecil itu. Ternyata Lia sudah menduakan aku sejak lama. sshh.. “Aku pengen ngobrol.” Ah aku tidak bisa tau apakah aku sedang mabuk atau cemburu yang amat sangat saat itu. Lalu kutopang badanku dengan tanganku. Lalu sambil terus mengulum lidahnya kudorong perlahan Aya ke belakang. Kugigit pelan gundukan kecil itu. Paling tidak aku bakal bisa menset diriku agar kelihatan agak cuek. Kuayunkan kepalaku berkali-kali. “Maaf Aya..” sahutku pelan sambil memegang pundaknya. “Ayaa.. Huh, aku tidak bisa berpikir sehat lagi. Kemudian mulai kuusap lembut. Aya terkesiap. Lalu kugeserkan ke lehernya, ke payudaranya, terus turun ke perutnya, lalu ke pahanya, lalu ke liang kemaluannya. Lalu mulai kusapukan lidahku dari bawah payudaranya membuat lingkarang kecil yang semakin besar. Beri waktu satu menit bila kamu tidak suka kamu boleh jalan ke depan dan ngelupain, ok?” Ia mengangguk pelan. Begitu dapat langsung kupermainkan dengan lidahku.















