Secara keseluruhan dia memang oke, mulutnya manis dan pandai berbicara (tentu saja, mungkin ini modalnya bertitel top sales di daerah sini). Bokeb aku biarkan tangannya merambat kepunggungku mencari kaitan BH, aku hanya menahan nafas ketika tercium bau cologne yang dia pakai, dekat sekali. Enggak ada yang liat aku masuk.” Dia menyeringai, lalu berbisik tak kalah pelannya. Untuk buang kesal, aku jalan-jalan lihat mobil-mobil di showroom. Bahannya lumayan tipis terasa menempel di tubuh, memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhku dan paha kananku yang putih mulus karena belahan rok yang cukup tinggi. Aku sudah melirik satu gaun malam warna hitam yang aku suka, tapi belum kubeli sampai sekarang karena lumayan mahal. tidak sekarang, Sayang…” mulutnya sedang menjilati puting susuku dengan menggebu-gebu, sementara dua jari tangannya sudah menyusup lebih dalam lagi mencari klitorisku, dia makin nafsu, “Kau sudah basah kuyup…” Aku mengerang tertahan. Aku langsung menolak, karena waktu itu aku memang mau ke undangan pernikahan kawan dekatku. Suasana di luar dan di dalam sangatlah berbeda. “Whoops…” pikirku. Aku memang tidak punya perasaan khusus untuknya, kami bahkan baru kenal, tapi.. Aku Kelvin.















