Malamnya setelah tugasku menyuapinya makan malam dan tugas lain selesai, seperti biasa aku menemaninya kalau sedang tidak ingin menonton TV. Penggaris aku siapkan dan aku masukkan pada buku status pasien.Seperti biasa, pagi pagi jam 5.00 aku siap memandikan Jack. Bokep Live Paginya seperti biasa aku kontrol. Sempat dua kali lagi aku mengeluarkan pejunya sebelum akhirnya dia sudah dapat mandi sendiri.Namun kejadian berikutnya adalah dua hari sebelum Jack keluar rumah sakit. Dengan nada bergetar, dia memintaku untuk mencium, sambil menunjuk kemaluanku.Aku bingung untuk menolaknya, takut tersinggung, kalap dan marah. Kulihat dia terkejut dengan ucapanku yang sekenanya.“Berteman tidak ada kata kaya atau miskin, atau dibatasi dengan suku atau bangsa” katanya lirih, sambil meraih tanganku. Aku terdiam mematung. Terus terang aku ada keinginan dalam hatiku untuk menikmati jilat memek lagi.Tapi tidak tahu bagaimana mesti memulainya, malu juga untuk meminta jilat memek lagi. Dia dirawat disebabkan terserang sakit radang usus yang cukup akut, sehingga selama lebih dari 2 minggu tidak diperkenankan dokter untuk turun dari bed dan dua minggu berikutnya setelah dioperasi baru dinyatakan sembuh total.Selama 5 minggu lebih, hampir sepenuhnya aku yang merawat.















