“eh, kok nggak bilang kalau mau dateng?” tanya Putri kepada kedua orangtua kami sambil menggandeng tanganku, Tangan Putri terasa dingin, mungkin karena dia baru selesai mandi dan sepertinya Putri
belum memakai daleman.Kedua buah dadanya menjepit lenganku,dan entah sengaja atau tdk Putri mulai mengosokan kedua buah dadanya naik turun, sebenarnya kejadian itu sangat aku nikmati namun karena memang pada dasarnya kami tdk memiliki rasa cinta, jadi aku memutuskan untuk bersikap normal. Bokep mom Sikap Putri yg sangat baik padaku membuatku mulai menikmati perjodohan ini dan sedikit membuka hatiku bagi wanita ini.“sini,” ujar Putri sambil membetulkan posisi bantal yg berada di sampingnya Kurebahkan tubuhku tepat disampingnya
dan langsung kupejamkan mataku, berharap tdk terjadi hal-hal yg aneh malam itu
“lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yg kini
sangat dekat denganku, posisi tubuh Putri sudah menindih sebagian tubuhku
“nggak,, emang napa?” tanyaku balik
“penasaran aja, abisnya lo dingin banget..serem tau” jawab Putri sambil tersenyum kecil
“gue cuman kaget aja, keadaan berubah drastis banget” ujarku
“ohh… gue kira lo jeruk makan jeruk lagi…” sambung wanita itu
“ahh….lo kate gue maho?” jawabku bercanda, tangan Putri perlahan mulai memelukku perutku dan mulai lah dia
menutup matanya
“abisss…..” cekikik Putri memenuhi ruangan itu Karena tdk bisa lagi menahan kantuk akhirnya kami















