Aku baru bisa tidur sekitar jam 2 pagi, entahlah, membayangkan macam-macam,,,,,,,,,,,,,,,,, Kamarnya persis di depan kamar Mitha, dan lebih tidak rapi dibanding kamar Mitha. Bokep indo Seperti yang kuduga, dia masih terus menunduk tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, tidak seperti waktu dia ngobrol dengan teman-temannya, menguatkan istingku kalau sebetulnya dia suka padaku.Di tengah-tengah obrolan, aku tanya, “Rikha, kamu kan suka ngerokok, apa tidak dimarahi cowokmu tuh?”.Dia tertawa kecil, lalu menjawab, “Suka-suka aku dong, yon, aku belum punya cowo tuch..”.Ahh.., kebetulan sekali, pikirku, lalu aku menggodanya, “Ah masa..? Dia agak kaget dan menghela napas panjang, seolah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Sambil pura-pura mengamati kamarnya, aku lalu menutup pintu agar dia tidak curiga, aku langsung bertanya padanya,“Kamu suka tinggal di sini?”. cuma yang aku perhatikan, Rikha agak tersipu-sipu menjawab pertanyaanku, dan dia tidak berani menatapku secara langsung, malah sepertinya menunduk terus. Walau perutku agak keroncongan, berhubung aku “kangen” juga sama Rikha, pingin ngerjain gitu, akhirnya aku setuju.Sesampainya di sana, ternyata banyak orang nongkrong di ruang tamu rumah kos itu. lalu perlahan-lahan kucium bibirnya yang lembut itu.















