“Sebenarnya aku juga tahu kalau kau TAK MUNGKIN melakukan itu. Namun sehebat-hebatnya dia, apabila orang yang dihadapinya jauh lebih hebat, bagaimana aku, ayahnya, tidak kuatir? Bokep Korea Ah, Pak Heru bisa saja. Ada apa Oom malam-malam gini?” tanya A-mei yang hanya mengeluarkan kepalanya dengan datar. Suatu usaha yang tak ada guna, karena kau sendiri malah rela menyerahkan segalanya kepadaku. Rupanya betul pikiran Pak Wijaya tadi, apabila terlalu mudah mendapatkan akan mudah pula untuk melupakan dan mencampakkan. Malam-malam gini?” kata A-mei yang kelihatan sekali kalau ia kurang senang dengan kedatangan Pak Heru.Padahal pikiran Pak Heru telah melompat jauh memikirkan urusan seks. Barusan Papi yang sms,” katanya dengan mata berbinar-binar. “Apakah itu?”
“Saat ini anakku itu suka bertindak semaunya dan seenaknya. Pak Heru dibuat merem melek menikmati gesekan payudara putih gadis oriental ini beradu dengan tubuhnya yang coklat sawo matang. Nanti sama seperti skandal-skandal artis yang muncul belakangan ini,” balas Pak Wijaya sambil memasukkan blackberry-nya di saku bajunya.Pada saat itu ada message lagi yang masuk. Sebaliknya, bermusuhan dengan orang seperti ini adalah hal terakhir yang ingin dilakukannya.Dari pengalamannya selama ini, Pak Wijaya selalu berhasil mendapat jalan untuk mencapai tujuannya meski awalnya susah payah.















