Isteriku terpaksa menjadi TKI di Arab Saudi untuk memperbaiki keadaan.Motor kreditan yang aku pakai untuk mengojek ini juga hasil jerih payahnya.Kondisi mertua juga sama saja, ayah isteriku adalah tukang bangunan yang lebih sering keliling dari satu proyek ke proyek lain daripada dirumahnya sendiri, kadang berbulan-bulan tidak pulang.Bapak, demikian aku memanggilnya, dulu sangat keras menolak pernikahan kami, ya wajar, sudah susah kok dapat mantu yang juga susah. Bokep Brazzer “ehmm…kalau gitu saya kompres aja ya bu”, tawarku…”gak usah repot…”, belum usai kalimatnya aku sudah setengah berlari ke dapur, mengambil handuk kecil dan baskom kecil lalu menuangkan air hangat ke dalamnya.Ibu sudah terbaring di kamar ketika aku masuk. Siang ini memang pikiranku tengah galau, mengenang peristiwa tadi malam dan pagi hari ini.Aku tinggal menumpang mertua di sebuah rumah sederhana di kampung perbatasan jakarta. “Ibu bisa tengkurap sebentar?”, pintaku pada ibu. Usai dari kamar mandi kembali kubaringkan tubuh,’’ apa yang kau lakukan”, pikirku…namun akhirnya terlelap juga….dengan rasa puas.Seperti biasa, pukul setengah enam pagi aku terbangun, usai sekedarnya membersihkan rumah, ku sempatkan mengintip kamar ibu.















