Tapi mbak Femi sudah tdk sabaran. Bokeb Sementara jari tengah tangan kananku mulai menusuk memeknya, terasa memeknya berdenyut-denyut hebat.Mbak Femi tdk sabar kemudian membalikkan badannya, kemudian dia menciumku dengan ganas, sedangkan tangannya menyerbu celanaku berusaha untuk mengeluarkan k0ntolku, Aku buka ikat pinggang dan resletingku sehingga mbak Femi bisa menarik k0ntolku keluar dan mulai mengelus-elusnya.“Mbak dikamar aja yuk” ajakku.Mbak Femi cuma mengangguk. Sesekali pentilnya aku gigit kecil untuk memberinya sensasi.Ciuman aku turunkan lagi ke perutnya yg rata tersebut. Mbak Femi cuma melenguh pelan sambil sekali-sekali mencium tanganku yg memeluknya.perlahan aku mulai mengelus-elus payudaranya, mbak Femi mulai duduk dengan gelisah. Karena printer diletakkan di meja mbak Femi, maka aku berjalan menuju meja kerjanya. Mungkin karena aku sudah merasakan benih-benih cinta dan mbak Femi pun begitu sehingga terasa setiap gesekan k0ntolku dan memeknya seperti menyalurkan energi cinta diantara tubuh kami.Aku bangkit dan berlutut diantara selangkangannya dengan k0ntolku masih didalam memeknya. Wah gawat nih, pikirku, bisa gagal rencana karena mbak Femi takut duluan.Hingga satu saat mbak Femi terdiam, sepertinya dia kehabisan kata-kata untuk membicarakan yg lain.










