Tiba-tiba dia bertanya padaku “kira-kira sampai rumah jam berapa nih mas?”. Bokep terbaru biar nggak ganggu jalan urutnya?”. Ternyata masih sempit juga walaupun sudah tak perawan. Dan tiba-tiba pikiran kotorku langsung keluar, aku membayangkan nidurin adik iparku mumpung lagi sekamar sama dia.Awalnya sih aku ragu-ragu, aku memberanikan diri untuk ngomong ke dia“Kelihatannya kamu capek banget ya? Aku jawab “kalau macet begini bisa-bisa subuh baru sampai rumah”.Kira-kira jam 22.00 adik iparku meminta untuk istrirahat kembali, ya udah aku berhenti di Indo*art sambil beli cemilan dan minuman. Ada niat untuk aku tinggal tapi aku nggak enak sama istri dan mertuaku nanti dikirain aku nggak mau dimintain tolong. Tak lama kemudian istriku nelpon aku dan bilang kalau adiknya nggak dapet tiket dan suruh bonceng aku. Dia bilang mau istrihat (nginep/tidur) dulu 3-4jam biar badan fit lagi. Tak lama kemudian istriku nelpon aku dan bilang kalau adiknya nggak dapet tiket dan suruh bonceng aku. Tadinya aku mengira kalau dia yang akan melepas tali BHnya sendiri tapi nggak tahunya dia menyuruhku untuk melepas tali BHnya. Adik iparku tau kayaknya kalau toketnya aku urut tapi diam saja nggak menolak ataupun memberontak.















